Analisis
Basa Basi Debat tentang Lingkungan Hidup #DebatCapres2

Basa Basi Debat tentang Lingkungan Hidup #DebatCapres2


Oleh Firdaus Cahyadi | Selasa, 12 Februari 2019 10:23 WIB | 122 Views

Debat ke-2 pilpres 2019, para capres akan memperdebatkan persoalan lingkungan hidup. Persoalan lingkungan hidup adalah persoalan krusial bagi masyarakat Indonesia. Terlebih masyarakat Indonesia memiliki pengalaman yang buruk terkait dengan persoalan lingkungan hidup itu. Pengalaman buruk itu adalah kasus lumpur Lapindo, sebuah bencana ekologi terbesar di Indonesia, bahkan mungkin di dunia. Ribuan orang menjadi pengungsi. Tanah dan rumah terendam lumpur. Sumber-sumber kehidupan hancur lebur dalam sekejap.

Pengalaman buruk lainnya adalah terkait dengan kebakaran lahan yang hampir selalu terjadi di musim kemarau. Kebakaran lahan itu telah menyebabkan polusi udara dalam skala luas, bahkan membuat sesak napas bukan saja warga Indonesia, tapi juga warga negara tetangga.

Baik bencana ekologi, lumpur Lapindo maupun kabut asap, bersumber dari keserakahan manusia untuk mengakumulasi kapital. Akumalasi kapital yang mitosnya akan mensejahterakan rakyat justru menyengsarakan. Singkat kata, kepentingan ekonomi telah mengalahkan ekologi yang berakhir pada kesengsaraan rakyat.

Calon presiden (capres) yang akan menjadi pelayan masyarakat dengan segala kewenangannya jika terpilih akan berhadapan dengan konflik kepentingan antara ekonomi dan ekologi. Seorang presiden, idealnya akan berada di tengah untuk menyeimbangkan kedua kepentingan itu. Idealnya kepentingan ekonomi harus berprespektif ekologis. Sebaliknya kepentingan ekologi sejalan dengan ekonomi.

Pertanyaannya adalah, jika terpilih, apakah capres yang akan berlaga pada pilpres 2019 itu akan mampu menyeimbangkan kepentingan ekonomi dan ekologi itu?

Untuk menjawabnya, marilah kita lihat sejauh mana tim kampanye capres mengangkat ekonomi dan ekologi dalam kampanye mereka di media sosial. Data dari www.iklancapres.id, sejak awal kampanye hingga akhir bulan Januari 2019, pasangan capres 01 mengangkat isu lingkungan hidup dalam kampanye mereka di media sosial hanya sebanyak 15 kali. Sementara isu ekonomi yang diangkat pasangan capres 01 yang sudah mencapai 233 kali.

Hal yang sama juga terjadi di pasangan capres 02. Sejak awal masa kampanye, pasangan capres 02 hanya 11 kali mengangkat isu lingkungan hidup dalam kampanye mereka. Sementara, pasangan capres 02 telah mengangkat isu ekonomi dalam kampanye mereka sebanyak 340 kali.

Ketimpangan kuantitatif dalam konten kampanye capres dalam pilpres 2019 ini setidaknya mengindikasikan bahwa kedua pasang capres, baik 01 dan 02, lebih mengedepankan kepentingan ekonomi daripada ekologi. Jika kedua capres tersebut lebih mementingkan kepentingan ekonomi dibandingkan ekologi, bagaimanakah lingkungan hidup di negeri ini? Dapat dipastikan persoalan lingkungan hidup akan tetap diabaikan.

Jika para capres memiliki komitmen yang rendah terhadap lingkungan hidup, lantas apa yang akan diperdebatkan dalam debat ke-2 terkait dengan lingkungan hidup itu? Dapat dipastikan debat ke-2 soal lingkungan hidup ini akan berada di permukaan, bahkan bukan tidak mungkin hanya basa-basi. 

Bagaimana agar debat ke-2 tentang lingkungan hidup tidak basa-basi? Agar tidak basa-basi, maka ada baiknya di debat ke-2 ini para capres harus saling membuka jejak ekologinya masing-masing dan juga orang-orang di lingkaran mereka yang menjadi pendukung dan penyandang dana mereka. Beranikah?







analisis Lainnya